Transportasi Publik

Pagi-pagi buta kaki sudah bertolak dari tempat tinggal menuju tempat kerja dengan menggunakan kereta api. Kondisi stasiun yang rapi dan bersih, jadwal tiba kereta api yang patuh, suasana gerbong yang sejuk, dan perjalanan yang lancar. Hal ini cukup menjadi awal mula hari yang baik dan cerah. Tapi ah sudahlah, itu jenis pelayanan transportasi publik yang ideal dan diidam-idamkan oleh penggunanya. Pada kenyataannya transportasi publik di Indonesia masih memiliki banyak hal yang belum sesuai dan perlu diperbaiki menuju kualitas pelayanan yang memadai.

Transportasi Publik

Transportasi Publik. Taken from Pandhoe Adjie.

Dengan alasan itulah saya lebih sering menggunakan kendaraan pribadi untuk menjelajah ruang kota (biasanya dengan radius empat puluh kilometer dari tempat tinggal). Berikut beberapa alasan lebih detail,

  1. Transportasi publik itu ribet! Terkadang diperlukan beberapa kali penggunaan transportasi untuk tiba di tempat tujuan. Misalnya berangkat menuju pusat kota dengan kereta api, setelah itu dilanjutkan dengan naik bus mini agar bisa tiba tepat di depan tempat tujuan. tempat tujuan berada di dalam gang? Naik ojek. Dan seterusnya. Perlu diperhatikan efisiensi waktu dan biaya dalam hal ini.
  2. Transportasi publik itu kurang nyaman! Saya menekankan kondisi ini pada KRL, bus mini (yang kebanyakan) non AC, dan angkot. Kondisi ini seringkali terjadi saat peak time (misalnya jam berangkat kerja dan jam pulang kerja). Jika tidak sedang beruntung, tempat duduk sudah terisi penuh akhirnya terpaksa berdiri. Sudah capek berdiri dan berdesak-desakan, kondisi ini diperparah dengan udara yang pengap. Selain itu gaya berkendara sang supir yang menekan gas secara labil membuat penumpang terombang ambing ke depan dan ke belakang. Saya sempat ragu apakah sang supir benar-benar sudah lolos ujian SIM secara legal.
  3. Transportasi publik itu kurang aman!  Pencopetan dan tindakan asusila sudah banyak terjadi di lingkungan transportasi publik.
  4. Transportasi publik itu menyusahkan! Dari tempat A menuju tempat B bisa naik transportasi publik apa saja ya? Berapa lama waktu yang dibutuhkan? Berapa biaya yang harus disiapkan? Apakah ada alternatif transportasi publik yang lain? Dan seterusnya.
  5. Transportasi publik itu menjengkelkan! Terutama pada bus dan angkot yang suka ngetem. Selain itu mereka melaju dengan kecepatan di bawah normal padahal jalan raya sedang dalam keadaan sepi dan bebas. Inefisiensi waktu.
  6. Transportasi publik itu menyeramkan! Pernah dapat berita bus terperosok ke dalam jurang? Pernah dapat berita bus TransJakarta yang terbakar? Hiii… serem.
  7. Transportasi publik itu membahayakan! Bayangkan jika pada malam hari Anda harus berjalan menuju halte terdekat. Ternyata dalam perjalanan tersebut Anda dirampok. Bandingkan dengan saat Anda menggunakan kendaraan pribadi, Anda tidak harus mengambil resiko berjalan menuju halte tersebut.
  8. Transportasi publik itu … (akan ditambahkan jika nanti teringat alasan baru atau ada yang mau menambahkan)

Di atas sudah ada daftar keluhan alasan mengapa saya enggan menggunakan transportasi publik. Saya akan coba berikan daftar solusi yang saya yakin beberapa di antaranya terdengar sangat klise.

  1. Sebaiknya dilakukan perencanaan tata ruang kota yang baik sehingga penggunaan transportasi publik bisa digunakan secara efisien oleh pengguna.
  2. Sebaiknya fasilitas segera dibenahi. Hal ini tentu berimbas pada biaya yang diperlukan dan mungkin dikenakan terhadap pengguna transportasi publik. Ya dilema.
  3. Sebaiknya penegakan hukum dipertegas.
  4. … Ada usul?

Saya terkesan menjelek-jelekkan transportasi publik nih. Ya itu saking ill feel-nya saya. :lol: Tapi saya tetap pengguna setia transportasi publik dalam kota selama tidak dikejar waktu. Selain itu saya juga pengguna setia transportasi publik antar provinsi yang mengantarkan saya pulang pergi kampung halaman dan ibu kota. Anyway, saya membicarakan transportasi publik di Jakarta nih. Mungkin saja transportasi publik di daerah lain lebih baik. Share yuk di kolom komentar! Oh iya testimonial positif nih, saya suka pelayanan kereta api. Saya bisa merasakan tekad mereka untuk melayani pengguna dengan kondisi prima dan terbaik. Semoga berhasil! :-) Kamu paling suka naik transportasi publik apa nih? Jangan bilang kapal selam -_-“

Leave a Reply