Menyambung perihal merencanakan keuangan di tulisan sebelumnya, setiap kali terdapat pemasukan, sebaiknya segera dialokasikan ke pos-pos pengeluaran. Pos pengeluaran yang dimaksud berupa tabungan, investasi, asuransi, dana pensiun, cicilan kredit, pengeluaran rutin, lifestyle, dsb. Nah ada sebuah solusi yang bisa membantu Anda membatasi pos pengeluaran, dompet elektronik.

Dompet Elektronik
Gambar di atas merupakan gambar sebuah kartu Indomaret Card yang diluncurkan oleh Indomaret bekerja sama dengan Mandiri, lebih lanjut termasuk dalam produk Mandiri Prabayar. Cara membuatnya sangat mudah, hanya menyerahkan KTP dan menyetor saldo minimal sejumlah sepuluh ribu rupiah. Cara mengisi ulang bisa dilakukan di gerai Indomaret maupun ATM Mandiri. Terdapat juga fasilitas perekaman catatan transaksi yang dapat dilihat kembali oleh pengguna kartu. Kartu juga dapat digunakan sebagai alat pembayaran jalan tol, pengisian bahan bakar, pembayaran parkir, atau bahkan gerai makanan yang menerima pembayaran Mandiri Prabayar. Cara penggunaan pun tidak ribet, tak perlu memasukkan PIN atau kata sandi. Info lebih lanjut bisa dilihat di situs Indomaret.
Simulasi Dompet Elektronik
Simulasinya seperti ini, pada awal bulan Anda alokasikan sekian rupiah di kartu tersebut sesuai dengan pos pengeluaran yang telah ditentukan sebelumnya. Jika suatu saat saldo di kartu tersebut sudah tidak mencukupi, itu berarti Anda harus mengurangi atau bahkan menyetop transaksi Anda. Jadi Anda tahu persis bahwa alokasi pengeluaran telah melampaui batas, dibandingkan dengan tanpa kartu maka sulit dilacak sudah berapa banyak uang dihabiskan untuk ini dan itu, kecuali Anda rajin mencatat pengeluaran setiap harinya.
Kartu ini juga berguna sebagai alokasi dana yang diberikan kepada pembantu, misalnya. Ia tidak perlu repot lagi membawa uang tunai ataupun menerima kembalian uang receh.
Ragam Dompet Elektronik
Tulisan ini sebenarnya tidak berniat untuk mempromosikan Indomaret Card. Saya hanya mengambil contoh dari alat yang sudah saya temui dan gunakan. Perlu diketahui bahwa dompet elektronik ini diterbitkan oleh lima bank di Indonesia (saat post ini ditulis):
- Mandiri Prabayar,
- BCA Flazz,
- BRI Brizzi,
- BNI Prepaid Card, dan
- Bank DKI JakCard
Tiap bank memiliki perbedaan fasilitas namun secara umum dompet elektronik dapat digunakan sebagai,
- Pembayaran retribusi jalan tol
- Pembayaran retribusi transportasi publik
- Pembayaran retribusi parkir
- Pembelian bensin di SPBU
- Pembayaran belanja di minimarket
- Pembelian makanan di restoran
Saya sendiri berharap kartu ini dapat digunakan lebih luas untuk segala kepentingan pembayaran elektronik (digital). Mulai dari transaksi di pembelanjaan, retribusi fasilitas publik, tagihan, dsb. Hal ini untuk menghindari adanya kegunaan yang akan hilang berupa kemudahan pengguna tidak perlu repot membawa uang tunai. Jika terjadi adanya kartu khusus pembayaran elektronik tertentu yang tidak bisa dilakukan untuk melakukan pembayaran elektronik yang lain, malah pengguna akan repot membawa banyak kartu.
Apakah kamu sudah punya dompet elektronik?
Bonus Survei Singkat
Survei iseng dan singkat mengenai perilaku masyarakat terhadap dompet elektronik. Pertanyaannya cuma sedikit kok. Hehehe. Monggo diisi. Jika tidak muncul di bawah ini, silakan kunjungi langsung formulir survei di sini. Terima kasih.